Tolongshareya
– Sahabat tolongshareya Akhir-akhir ini dunia maya sedang di gegerkan dengan
temuan alquran yang ayatnya tidak lengkap, yakni dalam surat al maidah. Jagat
medsos geger dengan menyebarnya foto mushaf Al Quran tanpa Surat Al Maidah ayat
51 dan enam ayat berikutnya. Kabar ini bukanlah isapan jempol semata, namun
nyata adanya. Pihak Kementerian Agama Republik Indonesia sudah menemukan
penerbit mushaf bermasalah tersebut.
Sahabat
tolongshareya mushaf Al Quran yang bikin heboh lantaran tidak terdapat surat Al
Maidah ayat 51-57 di dalamnya, salah satunya ditemukan di Desa Sukamaju,
Megamendung, Bogor.
Pada
Selasa (23/5/2017) lalu, salah seorang pengurus DKM, KH Basith mendapati
beberapa mushaf baru yang masih terbungkus di tempat penyimpanan mushaf dalam
Masjid Asy Syifa, Sukamaju. Ia lantas memeriksa mushaf yang belum tersegel itu.
Secara
kebetulan atau entah bagaimana, tangannya langsung membuka bagian lembaran
Surat Al Maidah, namun tidak menemukan cetakan ayat ke-51 di dalamnya. Termasuk
pula tujuh ayat berikutnya. Jadi, ada satu halaman tidak tercetak.
Tanpa
menunggu hari berlalu, KH Basith lantas mengadukan temuannya kepada Ketua MUI
Kecamatan Megamendung. Setelah ketua MUI setempat datang, ia memeriksa ternyata
mushaf tersebut diterbitkan oleh PT Suara Agung Jakarta.
Setelah
diklarifikasi langsung oleh Kemenag kepada pihak penerbit, rupanya benar,
memang halaman mushaf ayat 51-57 Surat Al Maidah tidak terdapat dalam mushaf
hasil cetakan mereka. Menurut PT Suara Agung, keteledoran ini murni karena
ketidaksengajaan. Kemenag pun menegur keras perusahaan penerbit bersangkutan
serta menginstruksikan agar menarik kembali mushaf yang bermasalah ini.
Sahabat
tolongshareya berikut kronologi penemuan Mushaf Al-Qur’an Tanpa Al-Maidah Ayat
51 :
–
Selepas Subuh
KH.
Basith yang merupakan salah satu pengurus DKM Masjid Assifa, Desa Sukamaju, Kecamatan
Megamendung, Kabupaten Bogor, melihat 10 buah Al-Quran baru yang masih
terbungkus kemasan plastik, di lemari penyimpanan Al-Quran di masjid tersebut.
Dia
lalu membawa satu buah Al-Quran baru tersebut ke rumahnya untuk diperiksa
isinya dan mendapati tak ada surat Al-Maidah ayat 51 hingga ayat 57 di dalam
Al-Quran tersebut.
Pukul
13.00 WIB
KH.
Basith melaporkan kejanggalan tersebut via WhatsApp ke ketua MUI Kecamatan
Megamendung, KH Maksudi.
–
Pukul 15.00 WIB
Maksudi
mendatangi kediaman KH. Basith untuk melakukan investigasi dan melaporkannya ke
Kemenag.
Sekretaris
MUI Kabupaten Bogor Irvan Zaryab Awaludin mengatakan, Bahwa penanganan kasus
ini tergolong cepat.
“Jadi
sebenarnya ini cepat juga prosesnya setelah ada ketika ditemukan ini, ada
laporan langsung ditangani pihak kecamatan dan wilayah kabupaten,” ujarnya,
Senin (29/5).
“Karena
mau ramadhan jadinya viral dan sampai penerbit. Penerbit pun langsung gerak cepat dan menindaklanjuti,”
imbuhnya.
menyatakan
dari temuan di lapangan ada 400 eksemplar Al-Quran yang sudah terdistribusi.
Namun tidak semua dapat ditarik karena sebagian sudah dibeli warga.
Penjelasan
Penerbit Mushaf Al-Qur’an Tanpa Al-Maidah Ayat 51
Mendapat
berbagai kecaman, Pihak penerbit Al-Qur’an Tanpa Al-Maidah Ayat 51 akhirnya
langsung mendatangi kantor MUI Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Jawa
Barat. Pihak penerbit mengaku kesalahan ini murni human error dan jauh dari
unsur kesengajaan. Pihaknya bahkan sudah melayangkan surat permintaan maaf
kepada Masyarakat dan Menteri Agama.
Menurut
penuturan General Manager penerbit Al-Qur’an tanpa surat Al Maidah, Iden
Koswara menambahkan jika pihaknya murmi melakukan kesalahan pada proses
percetakan.
Kendati
demikian, pihak penerbit Al-Qur’an tanpa Surat Al Maidah ini mengaku akan
bertanggung jawab atas kelalaian ini dan berjanji tidak akan mengulang kesalahan
fatal ini di pencetakan selanjutnya.
Sahabat
tolongshareya kasus ini menjadi pelajaran bagi kita untuk secara aktif
memeriksa mushaf yang kita miliki, juga yang berada di sekitar kita. Jangan
sampai ada satu pun kalam Allah yang tidak tercetak, apalagi satu halaman
seperti terbitan PT Suara Agung tersebut.
Semoga
bermanfaat.
Sumber:Postshare
