MasyaAllah..Karena Melakukan Amalan Ini Seorang Majusi Masuk Islam Dan Langsung Bermimpi Bertemu Dengan Rasulullah [Merinding Bacanya]

Tolongshareya – Sahabat tolongshare perlu diketahui sebelumnya majusi merupakan salah satu agam bangsa Persia kuno yang juga agama lama yang memandang api sebagai unsur yang mulia dan suci. Sebab pemeluk agama majusi memuja api sebagai lambang tuhan. Namun kali ini artikel akan menceritakan kisah seorang majusi yang yang memeluk agama islam dan bermimpi bertemu nabi sebab melakukan amalan yang satu ini.


Suatu hari ada muslimah yang memasukkan anak-anaknya ke masjid, berharap mereka bisa bertahan di tengah cuaca dingin. Muslimah tersebut sendirian, dalam kondisi sangat lapar, ia menyusuri jalan. Berharap bertemu orang baik yang mau memberi mereka makan.

“Assalamu’alaikum,” dia menyapa sejumlah laki-laki yang ditemuinya sedang berkumpul. Dari identitas mereka, muslimah itu yakin mereka muslim sebagaimana mayoritas penduduk di negeri itu.

“Pak, saya seorang muslimah. Saya membawa anak-anak yatim saya di masjid. Kami membutuhkan makanan.”

“Apa buktinya bahwa kau seorang muslimah?” tanya salah seorang dari mereka yang ternyata adalah Kepala Kampung.

“Saya berasal dari negeri yang jauh, tidak ada seorang pun mengenal saya.”

Meskipun berjilbab, bagi Kepala Kampung, itu belum cukup. Akhirnya ia menolak memberikan bantuan.

Tidak jauh dari tempat tersebut ada seorang laki-laki Majusi. Mengetahui muslimah itu ditolak oleh Kepala Kampungnya, lalu ia menyuruh janda itu dan anak-anaknya datang ke rumah.

Bersama sang istri, penganut Majusi tersebut menyiapkan makanan. Mereka juga memberikan pakaian yang layak serta mempersilahkan untuk menginap.

Keesokan harinya, Kepala Kampung itu datang ke rumah pria tersebut.

“Apakah janda dan anak-anak yatim menginap di rumahmu?”

“Iya Pak”

“Aku ingin membawa mereka ke rumahku dan menolong mereka”

“Tidak bisa, Pak. Mereka merupakan tamuku”

“Ambillah 1000 dinar ini, dan biarkan mereka menjadi tamuku”

“Tidak Pak. Aku tak membutuhkan uang itu. Tapi mengapa Bapak sangat ingin membantu mereka padahal kemarin Bapak menolak mereka?”

“Tadi malam aku bermimpi seakan hari telah kiamat serta sebuah istana surga diperlihatkan kepadaku. Saat aku bertanya istana itu milik siapa, ada jawaban bahwa istana itu milik muslim yang baik. Aku mengatakan bahwa aku ialah muslim yang baik. Ternyata aku ditanya, ‘apa buktinya bahwa kau adalah muslim yang baik?’ Aku jadi ingat bahwa itu ialah pertanyaanku untuk muslimah tersebut.”

“Pak, aku juga bermimpi hal yang sama. Aku bermimpi seakan hari telah kiamat dan sebuah istana surga diperlihatkan kepadaku. Ketika aku bertanya istana itu milik siapa, Rasulullah hadir dalam mimpiku dan bertanya ‘Apakah wanita dan anak-anak itu bersamamu?’ Aku jawab, ‘Iya, wahai Rasulullah’. Lalu beliau mengatakan ‘Istana ini untukmu’.”

“Tapi, bagaimana mungkin engkau bisa mimpi bertemu Rasulullah padahal engkau merupakan seorang Majusi?”

“Tadi malam, kami berdialog dengan wanita muslimah tersebut dan Allah memberiku hidayah. Sebelum tidur, aku telah masuk Islam.”

Masya Allah… Oleh karena itu jangan remehkan kebaikan dan jangan mempersulit syarat menolong orang. Karena, berbuat baik dapat mendatangkan hidayah dan taufiq-Nya.

Nah itulah penjelasan tentang seorang majusi yang masuk islam dan langsung bermimpi bertemu rasulullah. Mulai sekarang sebagai makhluk sosial dan beragama jangan remehkan kebaikan serta jangan mempersulit syarat saat menolong orang. Karena kesempatan untuk berbuat baik belum tentu datang lagi namun sementara hilangnya peluang beramal dapat mendatangkan penyesalan diri di dunia ini ataupun di akhirat nanti.



Sumber:Kisahikmah

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+